Senin, Maret 23, 2009

Ponsel Cerdas Dell Ditolak Operator


TAIPEI - Keinginan Dell untuk segera masuk dan bersaing dalam pasar ponsel cerdas nampaknya harus ditunda. Pasalnya, prototipe yang ditawarkan Dell ditolak operator. Kenapa?


Beberapa bulan belakangan, prototipe ponsel cerdas milik Dell yang dikatakan sudah siap edar makin berhembus kencang. Ada yang menyebutkan kalau Dell bakal membenamkan sistem operasi Windows Mobile dan Android. Rumor itu makin diperkuat dengan isu kalau Dell bakal melepasnya ke pasaran pada awal September ini.

Akan tetapi, hal itu bakal sulit terwujud. Sebab, beberapa sumber menyebutkan operator menolak handset yang ditawarkan Dell. Para operator sengaja melakukan itu karena mereka tidak melihat perbedaan mendasar dari ponsel cerdas Dell dengan keluaran vendor lain.

"Tidak ada keunggulan khusus di Dell membuat produk ini bakal sulit bersaing dengan Nokia, HTC, ataupun Samsung," kata analisis Shaw Wu dari perusahaan Kaufman Bros, seperti yang dilaporkan Softpedia, Senin (23/3/2009).

"Meski begitu, bukan berarti Dell kehilangan kesempatan untuk memasarkan ponsel cerdasnya," cetusnya.

Kekhawatiran Wu bisa benar terjadi. Apalagi saat ini banyak perusahaan desktop tergiur untuk memproduksi ponsel cerdas. Sebut saja Acer ataupun Toshiba. Jika Dell bertahan pada kualifikasi yang standar, bukan tidak mungkin Dell akan tergerus oleh vendor lainnya.

Sumber : Okezone.com

Selanjutnya »»

April, Intel Rilis Atom Z550 dan Z515


WASHINGTON - Produsen mikroprosesor terbesar dunia, Intel, dikabarkan akan menunda peluncuran prosesor Atom Z550 dan Z515 hingga pertengahan April mendatang. Prosesor yang disiapkan untuk perangkat mobile internet (MID) itu akan diluncurkan Maret ini.

Kendati demikian, Intel belum memastikan rumor yang berkembang tersebut. Demikian� dilansir Digitimes, Senin (23/3/2009).

Proseseor Z550 dan Z515 memang ditargetkan untuk pasar MID, seperti netbook. Z550 merupakan prosesor� yang memiliki kecepatan 1.86Ghz sampai 2Ghz dan memiliki konsumsi power yang hemat energi. Sedangkan Z515 memiliki kecepatan lebih rendah, yakni 1.2Ghz dan hanya membutuhkan power 1.4W.

Z550 akan mendukung chipset Intel US15W, sedangkan Atom Z515 bisa menggunakan chipset US15W ataupun UL11L yang dikenal rendah konsumsi power.

Kedua prosesor itu memang digadang-gadang Intel untuk penyegaran platfom Menlow. Platform generasi MID (mobile internet device)� yang biasa disebut dengan Centrino Atom.

Sumber : Okezone.com
Selanjutnya »»

Hitachi Storage Platform Dapat Sertifikasi IBM

JAKARTA - Hitachi Data Systems, penyedia solusi storage mengumumkan bahwa lini produk Hitachi Universal Storage Platform (USP V) dan USP VM mendapatkan sertifikasi untuk solusi sistem Geographically Dispersed Parallel Sysplex (GDPS) dari IBM.

Hitachi terus mendukung lingkungan mainframe terkini guna memberikan sumber data tambahan bagi aplikasi mission critical para pelanggan dan mitranya.


"Dengan menyelesaikan uji coba kualifikasi ini, kami terus menumbuhkan kemitraan dengan IBM ini. Sekaligus terus mengurangi biaya, kompleksitas dan risiko bagi para pelanggan akhir. Uji coba kualifikasi ini adalah proses yang sangat ketat," kata Roberto Basilio, Vice President Storage Platforms Product Management Hitachi Data Systems, melalui ketarangan resminya, Senin (23/3/2009).

Penyelesaian uji coba ini adalah hasil yang signifikan bagi pelanggan ketika mereka mengevaluasi solusi storage untuk secara efektif melakukan konsolidasi dan mengelola solusi storage di lingkungan mainframe.

"Dengan semakin banyaknya lingkungan storage heterogen, interoperabilitas yang sebenar-benarnya menjadi semakin penting. Kami senang bisa melanjutkan kolaborasi kami dengan IBM untuk memberikan sistem storage disk yang handal dan mampu mengurangi kompleksitas," timpal Shuji Sugimoto, General Manager, Storage Systems Development, Disk Array Systems Division, Hitachi Ltd.

Interoperabilitas dengan server IBM adalah persyaratan mutlak bagi pengguna mainframe. Banyak organisasi besar dunia di industri jasa keuangan, telekomunikasi, dan yang lain mengandalkan sistem mainframe IBM untuk menjalankan aplikasi mission-critical.

Sertifikasi kompatibilitas dan interoperabilitas dengan sistem IBM GDPS memungkinkan pelanggan memadukan storage Hitachi dengan storage IBM di lingkungan mainframe untuk memberikan kinerja, keandalan, dan ketersediaan yang mereka tetapkan untuk aplikasi penting.

Lebih lanjut, dukungan interoperabilitas dari Hitachi menyediakan solusi hulu-hilir kepada pelanggan untuk menyempurnakan lingkungan mainframe. Pendekatan Hitachi memungkinkan pelanggan menyediakan layanan storage terpusat seperti untuk menjaga kesinambungan bisnis, pengelolaan storage secara hirarkis, migrasi data, dan solusi pemulihan bencana, sebagai alternatif menggunakan pulau-pulau storage terpisah untuk menjalankan fungsi yang sama.

Pengujian koneksi Enterprise System Connection (ESCON), Fiber Connection (FICON), dan Fibre Channel Protocol (FCP) Hitachi untuk beberapa konfigurasi IBM GDPS juga telah dilakukan.

Setelah lulus pengujian kompatibilitas dan interoperabilitas, IBM mengeluarkan Letter of Qualification yang bisa diperoleh di situs IBM.

Sumber : Okezone.com
Selanjutnya »»

Rabu, Maret 04, 2009

Membasmi Virus MaxTrox

Virus MaxTrox (Maximum Troxer) yang dideteksi sebagai W32/Dloader.HFZC, mengubah wallpaper desktop di komputer menjadi gambar MaxTrox. Wallpaper ini akan aktif pada setiap tanggal 1 s/d 6 pada bulan April, Agustus dan Desember.

Untuk membersihkan virus MaxTrox, ikuti langkah-langkah berikut ini:


1. Sebaiknya lakukan pembersihan pada mode Safe Mode.

2. Matikan proses virus yang aktif di memori. Gunakan tools pengganti task manager, seperti
Itty Bitty Process Manager yang dapat didownload di: http://majorgeeks.com
/Itty_Bitty_Process_Manager_d4690.html.

Lakukan kill process, pada file virus yang aktif yaitu:

* C:\Documents and Settings\%user%\Application Data\Microsoft\%dsh%.exe (nama virus
random/acak, semisal aizw.exe, scnp.exe, dll).


3. Hapus string registry yang telah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan
script registry dibawah ini:

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKLM, SOFTWARE\Classes\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Classes\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Classes\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Classes\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, SOFTWARE\Classes\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet003\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, ShowSuperHidden, 0x00010001,1
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden, CheckedValue, 0x00010001,0
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\SuperHidden, DefaultValue, 0x00010001,0
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\ShowFullPath, DefaultValue, 0x00010001,0

[del]
HKCR, exefile, NeverShowExt
HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile, NeverShowExt
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, VisualStyle
HKCU, Control Panel\Desktop, SCRNSAVE.EXE

* Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama "repair.inf" (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan).
* Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.
* Sebaiknya membuat file repair.inf di komputer yang clean, agar virus tidak aktif kembali.


4. Hapus file induk virus yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

* Icon "WinRAR"
* Ekstensi *.exe, *.scr, *.msd, *.sysm
* Ukuran 77 KB


Catatan:

* Sebaiknya tampilkan file yang tersembunyi agar mempermudah dalam proses pencarian file virus.
* Untuk mempermudah proses pencarian sebaiknya gunakan "Search Windows" dengan filter file *.exe, *.scr, *.msd, *.sysm yang mempunyai ukuran 77 KB.
* Hapus file virus yang biasanya mempunyai date modified yang sama.



5. Hapus file duplikasi virus pada folder C:\Program Files (biasanya file virus diikuti file executable asli yang telah di-rename menjadi EXE File oleh virus).

6. Ubah kembali ekstensi file executable yang telah di-rename oleh virus pada folder C:\Program Files. Gunakan software/tool untuk mempermudah rename ekstensi secara cepat, misalnya Extention Renamer.

7. Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya gunakan antivirus yang ter-update dan dapat mengenali virus tersebut untuk mempermudah penghapusan virus.
Selanjutnya »»

Selasa, Januari 06, 2009

Belum Terbit

Untuk sementara belum ada Tulisan masih dalam tahap pembuatan konsep Selanjutnya »»